Selamt datang di WordPress. Ini adalah pos pertama Anda. Sunting atau hapus, kemudian mulai menulis!
Blog
-

Why Do We Feel Empty After Vacation?
Spending time off in your hometown certainly has its own way of making you feel more relaxed. Seeing your parents, catching up with siblings, enjoying home-cooked meals, and even returning to an atmosphere you’ve longed for—all of these have a special magic that makes your days feel more enjoyable.
However, have you ever felt empty, hollow, or even depressed right after returning from a vacation? Even though you’d just spent a few days with your loved ones. Weirdly, when you return to your place of residence and go back to your usual routine, it feels like something is missing.
This feeling is often referred to as the post-holiday blues.
What Is the Post-Holiday Blues?
The post-holiday blues is a term used to describe a change in mood after a vacation. A person may feel sad, empty, unmotivated, or have trouble refocusing when they have to return to their routine.
This is a normal condition, caused by a rather drastic change in environment. During a vacation, we may have more time to relax, spend time with family, catch up with old friends, and engage in various enjoyable activities. Once the vacation ends, all of that suddenly disappears. This can cause our mood to undergo a drastic change as well.
What Are the Signs of the Post-Holiday Blues?
Everyone may experience the Post-Holiday Blues differently. However, some feelings that may arise after the vacation ends include:
- Feeling sad or empty
- Loss of enthusiasm
- Difficulty concentrating
- Feeling exhausted
- Changes in sleep and eating patterns
Usually, these feelings are temporary and may subside once we start getting used to our routine again. However, if these mood changes feel overwhelming, persist, or begin to interfere with daily life, it’s important not to ignore them and to consider speaking with a professional. So, if you feel a bit unmotivated after returning from a trip home, it doesn’t mean you’re not enjoying your daily life. It’s possible that your body and mind simply need time to readjust.
A Trip Home May Be Short, But Its Warmth Can Stay With You Even in Your New City
After all, feeling a little sad after returning from a trip home is something that can happen when we have to leave behind a comfortable environment. There’s no need to feel guilty for still missing home, family, or the simple moments you’ve just experienced. Give yourself time to gradually get used to your routine again. Because, at its core, a trip home isn’t just about the journey to a destination. It’s about the longing that’s fulfilled and the stories you bring back with you. And when the time comes to return home again, the journey will always be one worth looking forward to.
-

Kenapa Kita Bisa Merasa Hampa Setelah Liburan?
Menikmati waktu libur di kampung halaman memang punya cara tersendiri untuk membuat kita merasa lebih rileks. Bertemu dengan orang tua, bercengkrama dengan saudara, menikmati makanan khas rumahan, bahkan kembali ke suasana yang sudah lama dirindukan, memang punya daya magis tersendiri untuk membuat hari-hari terasa lebih menyenangkan.
Namun, pernahkah kamu merasa kosong, hampa, ataupun tertekan malah sesaat setelah pulang dari berlibur? Padahal, sebelumnya kamu baru saja menghabiskan beberapa hari dengan orang-orang tersayang. Anehnya, saat kembali ke perantauan dan menjalani rutinitas seperti biasa, rasanya ada sesuatu yang hilang.
Perasaan seperti ini sering disebut sebagai post-holiday blues.
Apa Itu Post-Holiday Blues?
Post-holiday blues adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perubahan suasana hati setelah melewati masa liburan. Seseorang dapat merasakan sedih, kosong, kehilangan motivasi, atau sulit kembali fokus ketika harus kembali menjalani rutinitasnya.
Kondisi ini normal terjadi, karena adanya perubahan suasana yang cukup drastis. Saat liburan, kita mungkin memiliki lebih banyak waktu untuk bersantai, bercengkrama dengan keluarga, bertemu teman lama, dan melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan. Begitu liburan berakhir, semua itu tiba-tiba hilang. Hal ini dapat membuat suasana hati juga ikut mengalami perubahan yang drastis.
Apa Saja Tanda-Tanda Post-Holiday Blues?
Setiap orang dapat mengalami pengalaman Post-Holiday Blues yang berbeda-beda. Namun, beberapa perasaan yang mungkin dapat muncul setelah liburan selesai, antara lain:
- Sedih atau hampa
- Kehilangan rasa semangat
- Sulit berkonsentrasi
- Merasa kelelahan
- Mengalami perubahan pola tidur dan pola makan
Biasanya, perasaan ini bersifat sementara dan dapat berkurang setelah kita mulai kembali terbiasa dengan rutinitas.
Namun, apabila perubahan suasana hati terasa berat, berlangsung terus-menerus, atau mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, penting untuk tidak mengabaikannya dan mempertimbangkan untuk berbicara dengan tenaga profesional.
Jadi, kalau setelah pulang kampung kamu merasa sedikit kehilangan semangat, bukan berarti kamu tidak menikmati kehidupan sehari-hari. Bisa jadi, tubuh dan pikiranmu memang sedang membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali.
Pulang Kampung Memang Singkat, Tapi Rasa Hangatnya Bisa Dibawa Hingga Kota Perantauan
Pada akhirnya, merasa sedikit sedih setelah pulang kampung adalah hal yang bisa terjadi ketika kita harus kembali meninggalkan suasana yang membuat nyaman.
Tidak perlu merasa bersalah karena masih merindukan rumah, keluarga, atau momen-momen sederhana yang baru saja dilewati. Berikan waktu untuk diri sendiri agar perlahan kembali terbiasa dengan rutinitas.
Karena pada dasarnya, pulang kampung bukan hanya tentang perjalanan menuju suatu tempat. Ada rasa rindu yang terbayar dan cerita yang dibawa pulang. Dan ketika nanti tiba waktunya untuk kembali pulang kampung lagi, perjalanannya akan selalu menjadi perjalanan yang layak untuk dinantikan.
-

10.10 EPIC SALE! Saatnya Jalan-Jalan Makin Hemat!
Awal dari bulan Oktober bisa menjadi waktu yang tepat untuk merencanakan perjalanan. Baik itu untuk sekedar pulang kampung untuk mengunjungi keluarga di rumah, maupun healing tipis-tipis untuk beristirahat dari pekerjaan sehari-hari. Maka dari itu, sekarang merupakan waktu yang tepat untuk merencanakan perjalananmu dengan matang.
Salah satu aspek terpenting ketika mempersiapkan perjalanan antar kota adalah tiket dari transportasi yang akan mengantar kamu sampai tujuan. Setelah menentukan jadwal keberangkatan, mempersiapkan tiket perjalanan menuju kampung halaman dari jauh-jauh hari tentu membuat perjalanan akan lebih tenang.
Kabar baiknya, kamu bisa mendapatkan kesempatan keuntungan yang lebih besar saat membeli tiket bus dari Primajasa melalui Traveloka, dalam program 10.10 Epic Sale!
Promo ini berlangsung selama 1–10 Oktober 2026, sehingga menjadi momen yang pas bagi kamu yang sudah memiliki rencana perjalanan menuju kampung halaman dalam waktu dekat. Untuk pembelian tiket bus, tersedia kesempatan mendapatkan cashback 5% hingga Rp100.000 dengan nilai transaksi minimal Rp250.000 dalam satu ID Booking.
Jadi, selain bisa memesan perjalanan dengan Primajasa lebih praktis melalui aplikasi Traveloka, kamu juga berkesempatan mendapatkan cashback dari transaksi yang dilakukan selama periode promo.
Buat kamu yang sudah tahu jadwal keberangkatan sekaligus kepulangan, pembelian tiket Pulang-Pergi juga bisa menjadi pilihan yang menarik. Dalam promo 10.10 Epic Sale ini, pembelian tiket bus Pulang-Pergi berkesempatan mendapatkan cashback 7% hingga Rp200.000.
Dengan memesan tiket keberangkatan dan kepulangan sekaligus, rencana perjalanan pun bisa lebih teratur. Tidak perlu menunggu atau membeli tiket secara terpisah ketika jadwal pulang sudah ditentukan sejak awal.
Saatnya Siapkan Perjalananmu
Merencanakan perjalanan bukan hanya soal menentukan tujuan, tetapi juga memastikan tiket perjalanan sudah tersedia sesuai jadwal yang diinginkan. Melalui promo 10.10 Epic Sale dari Traveloka ini, pembelian tiket dari layanan bus Primajasa kini bisa sekaligus menjadi kesempatan untuk mendapatkan cashback. Baik untuk perjalanan sekali jalan maupun Pulang-Pergi, pilih jadwal yang sesuai dengan kebutuhanmu dan persiapkan perjalanan dari sekarang.
Yuk, cek tiket bus dan shuttle Primajasa di Traveloka dan manfaatkan promo 10.10 Epic Sale selama 1–10 Oktober 2026!
Promo berlaku sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh Traveloka.
10.10 EPIC SALE! Saatnya Jalan-Jalan Makin Hemat!
10.10 EPIC SALE! Saatnya Jalan-Jalan Makin Hemat!
-

Cara Jitu Menabung In This Economy
“Rasanya baru kemarin gaji masuk, tapi kok rasanya sudah habis duluan, ya?”
Buat sebagian besar gen-z yang sudah mulai bekerja, pertanyaan sejenis ini kerap kali muncul. Setiap bulan, tagihan bermunculan, mulai dari biaya kos, makan, transportasi, kebutuhan sehari-hari sampai sesekali munculnya keinginan untuk nongkrong cantik bersama teman terdekat. Belum lagi, kalau kamu anak rantau yang masih ingin menyempatkan waktu untuk pulang ke kampung halaman.
Di satu sisi, tentunya kita ingin memiliki uang yang cukup untuk ditabung, tetapi, ingin juga untuk menikmati hidup agar kondisi kesehatan mental tetap terjaga. Lantas, bagaimana cara menabung yang tepat tanpa harus merasa bersalah setiap mengeluarkan uang?
Kunci yang paling penting adalah bukan seberapa banyak uang yang bisa disimpan, akan tetapi bagaimana membuat kebiasaan menabung jadi realistis dan konsisten.
Kenapa Menabung Bisa Terasa Sangat Sulit?
Salah satu penyebabnya adalah semakin banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi dengan penghasilan yang masih di tahap awal karir. Selain kebutuhan pokok, ada pula pengeluaran-pengeluaran yang terlihat kecil, yang jika dikumpulkan, tetap akan terasa besar. Mulai dari pesan makanan, kopi, ongkos perjalanan, langganan aplikasi, hingga belanja online.
Belum lagi dengan kemudahan transaksi digital, membuat kita bisa mengeluarkan uang hanya dengan beberapa kali klik.
Bukan berarti semua pengeluaran tersebut tidak penting dan harus dihilangkan, karena bagaimanapun, menikmati hasil kerja juga penting. Yang perlu dilakukan adalah kita harus bisa memilah mana yang jadi kebutuhan, mana yang jadi keinginan, dan berapa banyak budget yang bisa dikeluarkan.
- Menentukan Target Tabungan yang Realistis
Menabung tidak harus langsung dalam jumlah yang besar. Jika kondisi keuangan belum memungkinkan untuk menyisihkan 20% dari penghasilan, tidak masalah untuk memulainya dengan menyisihkan 5-10% dari penghasilan setiap bulannya untuk tabungan. Yang paling penting dari menabung adalah konsisten. Setelah kondisi keuangan sudah semakin stabil, kamu bisa meningkatkan nominal tabunganmu secara bertahap.
- Jangan Menunggu Sisa Uang untuk Menabung
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menabung dari uang ang tersisa di akhir bulan. Akan tetapi, permasalahan yang terjadi adalah uang tersebut memang tidak pernah tersisa. Karena itu, kamu perlu mengubah urutannya. Ketika gaji masuk, kamu bisa langsung menyisihkan sejumlah uang untuk tabungan. Setelah itu, kamu bisa menggunakan sisa penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari dan hiburan. Dengan cara ini, kamu akan bisa lebih konsisten untuk menyisihkan uang untuk ditabung.
- Memisahkan Tabungan Berdasarkan Tujuan
Menabung akan terasa lebih mudah ketika kamu tahu uang tersebut dikumpulkan untuk apa. Daripada hanya memiliki satu rekening tabungan, kamu bisa memulai untuk membuat beberapa tujuan sederhana, seperti;
- Dana Darurat
- Pendidikan dan Pengembangan Diri
- Membeli Gadget
- Liburan
- Pulang Kampung
- Cari Pengeluaran yang Bisa Dipangkas
Berhemat bukan berarti harus berhenti untuk menikmati hidup ataupun gaji yang kita dapatkan dengan bersusah payah. Kamu hanya perlu untuk memilah pengeluaran yang bisa dibuat agar lebih efisien. Misalnya, membatasi pesan makanan ketika bisa memasak ataupun membawa bekal. Atau memilih transportasi yang sesuai budget ketika bepergian. Penghematan kecil yang dilakukan secara konsisten, dapat memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pengeluaran bulanan.
- Jangan Lupakan Anggaran untuk Pulang Kampung
Bagi kamu kaum perantau, ada satu pengeluaran yang seringkali dianggap tidak dianggap sebagai bagian dari perencanaan budget, yaitu, biaya transportasi pulang kampung. Padahal, pulang ke rumah mungkin sudah menjadi agenda yang ingin dilakukan secara rutin. Daripada menunggu waktu untuk pulang kampung dan mencari uangnya, kamu bisa memasukkan budget untuk pulang kampung ke dalam budget bulanan.
Dengan begitu, pulang kampung tidak harus terasa seperti pengeluaran besar yang muncul tiba-tiba.
Pada akhirnya, tidak ada satu cara menabung yang bisa cocok sempurna dengan semua orang. Kondisi dari penghasilan, kebutuhan, tempat tinggal, dan gaya hidup setiap orang akan berbeda-beda. Karena itu, jangan terlalu fokus untuk membandingkan jumlah tabungan dengan orang lain. Meskipun menabung, kamu tetap bisa mengeluarkan uang untuk nongkrong, menikmati hobi, dan yang paling penting, tetap bisa pulang untuk menemui keluarga di rumah.
Memilih transportasi yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan juga menjadi salah satu cara untuk menjaga pengeluaran agar tetap terkendali. Dengan begitu, perjalanan menuju kampung halaman tetap bisa dilakukan tanpa merusak rencana keuangan yang telah ditetapkan.
Bagi kamu yang sedang merencanakan perjalanan, Primajasa hadir untuk menemani berbagai kebutuhan perjalananmu, melalui layanan bus reguler ataupun shuttle yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu. Yuk, nikmati perjalanan yang ekonomis dan nyaman bersama Primajasa! Cek jadwal dan rutenya, di sini!
-

Planning to Move Away for the First Time? Here Are 4 Essential Preparations for New Employees
Getting a job outside your hometown can be a major step in your career journey. You’ll feel a sense of pride at finally having the opportunity to grow in a new place, but at the same time, you may also feel anxious about the new environment and how to manage your finances efficiently.
For those moving away from home for the first time, these thoughts are perfectly normal. After all, living far from family requires thorough preparation—not just financially, but also mentally and practically.
To ensure your first experience living away from home goes smoothly, here are a few things you can prepare before you leave.
- Get to Know Your Neighbourhood
Before you actually move into your new city, take some time to get to know your surroundings. Try to figure out the route from your home to the office, the available public transportation options, and even alternative routes you can take in case of traffic jams.
In addition, you’ll also need to familiarize yourself with some important places near your home, such as pharmacies, ATMs, convenience stores, and the nearest healthcare facilities. The more familiar you become with your new surroundings, the faster you’ll start to feel at home.
- Set a Salary Priority Scale
A common mistake for first-time workers living away from home is overspending in the first few months due to the excitement of their first paycheck and a new lifestyle in a new city. Therefore, you need to implement a strict budgeting system from the start using the following method:
Regular Needs (50%): This budget covers expenses such as rent, electricity, internet, transportation, and daily meals.
Savings & Emergency Fund (30%): You should set aside money for savings and an emergency fund right from the start. An emergency fund is crucial, especially if you’re living far from family. You can use this money for unexpected needs, such as medical expenses.
- Build Good Relationships with Those Around You
Moving to a new city and focusing solely on work can make life away from home feel lonelier. Try to open up and get to know your coworkers, roommates, neighbors, or the community around where you live.
Having a few people you can talk to or ask for help when facing difficulties is very meaningful for those living away from home. A supportive social environment can make the process of adapting to a new environment much easier.
- Always Make Time to Visit Your Hometown
For those living away from home, a trip back to your hometown isn’t just about transportation. There are times when you want to see your parents, attend family events, or even just spend the weekend at home.
That’s why it’s important to know the transportation options that connect your city of residence to your hometown. If you work in Bandung and are originally from the Kuningan, Cirebon, or Sumedang areas, you can use the Primajasa bus service on the Bandung–Sumedang–Cirebon–Kuningan route, which will begin operating on October 1, 2026. This route is a rerouting of the existing Primajasa bus service on the Bandung–Sumedang–Cirebon–Ciledug (Sindang Laut) route.
Moving away from home may help you learn many new things. However, amidst all that busyness, making time to return to your hometown is certainly very important. With Primajasa, your journey from Bandung to Sumedang, Cirebon, and Kuningan can be part of the experience of reconnecting with loved ones back home. So, are you ready to move away?
-

Pertama Kali Merantau? Berikut 4 Persiapan Wajib bagi Karyawan Baru
Mendapatkan pekerjaan di luar kota bisa menjadi langkah besar dalam perjalanan karirmu. Hadirnya rasa bangga karena akhirnya mendapatkan kesempatan untuk berkembang di tempat yang baru, akan tetapi di saat yang bersamaan, muncul pula keresahan mengenai lingkungan yang baru dan cara mengelola keuangan agar tetap bisa efisien.
Bagi yang baru pertama kali merantau, segala pikiran tersebut sangat wajar untuk muncul. Karena, tinggal jauh dari keluarga memang membutuhkan persiapan yang matang, tidak hanya secara finansial, tetapi juga secara mental dan praktis.
Agar pengalaman merantau pertamamu berjalan lancar, berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu persiapkan sebelum berangkat.
- Mengenali Lingkungan Sekitar
Sebelum benar – benar tinggal di kota yang baru, luangkan sedikit waktumu untuk mengenali lingkungan sekitar. Cobalah untuk mencari tahu rute dari tempat tinggal menuju kantor, pilihan transportasi umum yang tersedia, hingga jalan alternatif yang bisa digunakan ketika terjadi kemacetan.
Selain itu, kamu juga perlu untuk mengenali beberapa tempat penting di sekitar tempat tinggal, seperti, apotek, ATM, mini market, dan fasilitas kesehatan terdekat. Semakin kamu merasa familiar dengan lingkungan baru, maka semakin cepat juga rasa nyaman untuk timbul.
- Atur Skala Prioritas Gaji
Kesalahan umum bagi para pekerja rantau pemula adalah overspending budget di bulan-bulan pertama akibat euforia gaji pertama dan gaya hidup yang baru di kota baru. Maka dari itu, kamu perlu menerapkan sistem budgeting yang ketat sejak awal dengan metode di bawah ini:
- Kebutuhan Rutin (50%): Budget kebutuhan rutin ini mencakup kebutuhan untuk membayar uang sewa kos, listrik, kuota internet, transportasi, dan makan sehari-hari.
- Tabungan & Dana Darurat (30%): Budget untuk tabungan dan dana darurat ini sebaiknya disisihkan di awal. Dana darurat ini sangat krusial, terlebih jika tinggal jauh dari keluarga. Dana ini bisa digunakan jika ada kebutuhan darurat seperti saat sakit.
- Bangun Hubungan Baik dengan Orang Sekitar
Berangkat merantau di kota orang dan hanya fokus bekerja bisa membuat kehidupan di perantauan terasa lebih sepi. Cobalah untuk bisa membuka diri dan berkenalan dengan rekan kerja, teman satu kos, tetangga, ataupun komunitas di sekitar tempat tinggal.
Memiliki beberapa orang yang bisa diajak berbicara ataupun dimintai bantuan ketika mengalami kesulitan sangat berarti bagi para perantau. Lingkungan sosial yang baik dapat membantu proses adaptasi di lingkungan baru menjadi lebih mudah.
- Selalu Luangkan Waktu untuk Pulang Kampung
Bagi para perantau, perjalanan pulang kampung bukan hanya soal transportasi. Ada momen ketika kamu ingin bertemu orang tua, menghadiri acara keluarga, atau bahkan hanya ingin menghabiskan waktu akhir pekan di rumah.
Karena itu, penting untuk mengetahui pilihan transportasi yang bisa menghubungkan kota perantauan dan kampung halaman. Bagi kamu yang bekerja di Bandung dan berasal dari wilayah Kuningan, Cirebon, dan Sumedang, kamu bisa menggunakan layanan bus Primajasa rute Bandung – Sumedang – Cirebon – Kuningan yang akan berlaku mulai tanggal 1 Oktober 2026. Rute ini merupakan pengalihan rute dari layanan bus Primajasa rute Bandung – Sumedang – Cirebon – Ciledug (Sindang Laut).
Merantau mungkin membuatmu belajar lebih banyak hal baru. Namun, di tengah kesibukan itu, meluangkan waktu untuk bisa tetap pulang ke kampung halaman tentu menjadi sangat penting. Bersama Primajasa, perjalananmu dari Bandung menuju Sumedang, Cirebon, hingga Kuningan bisa menjadi bagian dari momen untuk bisa bertemu orang-orang di rumah. Jadi, sudah siap merantau?
-
Layanan Bus Primajasa Rute Bandung-Sumedang-Cirebon-Kuningan
🚌 INFORMASI RUTE TERBARU PRIMAJASA 🚌
Halo, PJ Mania! 👋
Mulai tanggal 1 Oktober 2026, terdapat perubahan di layanan bus reguler Primajasa, yaitu:
- Semula: Bandung – Sumedang – Cirebon – Ciledug (Sindang Laut)
- Menjadi: Bandung – Sumedang – Cirebon – Kuningan
📍 Mau lanjut ke Ciledug (Sindang Laut)?
Tenang saja! Kamu tetap bisa menuju Ciledug dengan cara:
1️⃣ Transit di Kota Cirebon.
2️⃣ Lanjut naik bus rute Bekasi – Cirebon – Ciledug.
📞 Informasi Grup Whatsapp Layanan Bus Primajasa Rute Bandung – Sumedang – Cirebon – Kuningan
Untuk informasi detail mengenai layanan ini, kamu bisa bergabung ke dalam grup whatsapp, dengan klik tombol di bawah ini!
-

Coming Home Friday Night vs. Saturday Morning: Which Type of Worker Are You?
For workers who have migrated far from home, returning to their hometown is more than just a trip from one city to another. There’s a sense of longing that accompanies the journey—a longing to see family at home, enjoy home-cooked meals, or simply relax and enjoy the atmosphere of their hometown.
That’s why the trip home is usually planned well in advance. In fact, deciding on the departure time can be a lengthy consideration. Some choose to leave on Friday night, while others prefer to head home on Saturday morning. So, which type of migrant worker are you, PJ Mania?
Enjoying the Friday Night Journey After Work
For some people living away from home, Friday afternoon doesn’t mean it’s time to relax in their dorm room. Once work is done, it’s actually time to get ready to head back to their hometown.
Leaving on Friday night is a popular choice for those who want to make the most of their weekend. After a long night journey, this can certainly be a chance to relax after a full day of work.
The calmer atmosphere of a nighttime journey, the cooler air, and the comfortable seats can make your trip feel like a time to rest. While enjoying the ride, you can close your eyes and savor some downtime during the journey.
This type of Friday night trip is perfect for those who want to head home right away after a tiring workday and make the most of their time back home.
Returning Saturday Morning, While Refreshing Yourself Along the Way
Unlike those who choose to travel at night, some people who live away from home actually prefer traveling on Saturday morning. There’s no need to rush—after getting off work, you can rest first, pack your belongings and souvenirs, and then set off once morning comes.
Traveling to your hometown in the morning also offers a unique experience. Through the window, you can enjoy the cityscape gradually giving way to the lush, cool countryside of your hometown. Scenes like trees, rice fields, and the daily activities of the locals make the trip a fascinating experience you won’t want to miss.
This morning journey is perfect for those who love to take in the scenery and want to turn the trip back home into a refreshing experience.
Friday Night or Saturday Morning—What Matters Is a Comfortable Trip
Every person living away from home has their own habits and preferences. Some prefer nighttime travel so they can sleep, while others enjoy the journey by gazing at the scenery along the way during the day.
No matter the time, there’s one thing every traveler wants: a comfortable and peaceful trip home.
Primajasa is here as one of your travel options if you’re looking for a more convenient way to get back to your hometown. No need to worry about driving yourself—just sit back and enjoy the ride as part of a pleasant experience.
So, Are You Team Friday Night or Saturday Morning?
There’s nothing wrong with either option. For someone living away from home, what matters most isn’t just when you leave, but also arriving home safely and soundly to reunite with your family. So, this weekend, would you rather leave Friday night or Saturday morning? Whatever your choice, Primajasa is ready to accompany you on your journey back home. Check the routes and fares here!
-

Pulang Jum’at Malam vs Sabtu Pagi: Kamu Tipe Perantau yang Mana?
Bagi para pekerja yang merantau jauh dari rumah, pulang kampung bukan hanya sekedar perjalanan dari satu kota menuju kota lainnya. Ada rasa rindu yang dibawa sepanjang perjalanan, yaitu rindu bertemu keluarga di rumah, menikmati masakan khas rumah, atau hanya sekedar beristirahat menikmati suasana kampung halaman.
Karena itu, momen pulang kampung biasanya sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Bahkan, menentukan waktu keberangkatan pun bisa menjadi pertimbangan yang panjang. Ada yang memilih untuk berangkat di hari Jum’at malam hari, ada juga yang memilih untuk pulang di hari Sabtu pagi. Lalu, kamu termasuk tipe perantau yang mana, nih, PJ Mania?
Menikmati Perjalanan di Jumat Malam Setelah Pulang Bekerja
Bagi sebagian perantau, Jumat sore bukan berarti waktunya untuk bersantai di kamar kos. Setelah pekerjaan telah selesai, justru saatnya untuk bersiap menuju kampung halaman.
Berangkat di hari Jumat malam menjadi salah satu pilihan bagi mereka yang ingin memanfaatkan waktu akhir pekan semaksimal mungkin. Setelah melakukan perjalanan malam yang panjang, hal ini tentu bisa menjadi kesempatan untuk melepas penat setelah seharian bekerja.
Suasana perjalanan malam yang lebih tenang, udara yang terasa lebih dingin, dan kursi yang nyaman membuat perjalananmu bisa terasa seperti waktu untuk beristirahat. Sembari menikmati perjalanan, kamu bisa memejamkan mata dan menikmati waktu senggang selama perjalanan.
Tipe perjalanan di Jum’at malam ini sangat cocok bagi kamu yang ingin segera pulang setelah lelah bekerja, dan ingin memaksimalkan waktu di kampung halaman.
Pulang Sabtu Pagi, Sembari Refreshing Sepanjang Perjalanan
Berbeda dengan mereka yang memilih perjalanan malam, sebagian perantau justru lebih menikmati perjalanan di hari Sabtu pagi. Tidak harus terburu-buru, setelah pulang bekerja kamu bisa beristirahat terlebih dahulu, mempersiapkan barang bawaan dan oleh-oleh, lalu berangkat ketika pagi telah tiba.
Perjalanan menuju kampung halaman di pagi hari juga memberikan pengalaman yang berbeda. Di balik jendela, kamu bisa menikmati suasana kota yang perlahan berganti menjadi kawasan yang rindang dan sejuk di kampung halaman. Pemandangan seperti pepohonan, persawahan, hingga berbagai aktivitas masyarakat menjadi pemandangan seru yang tidak bisa dilewatkan sepanjang perjalanan.
Perjalanan di pagi hari ini cocok bagi kamu yang senang menikmati pemandangan dan ingin menjadikan perjalanan menuju kampung halaman sebagi waktu untuk refreshing.
Jumat Malam ataupun Sabtu Pagi, yang Penting Perjalanannya Tetap Nyaman
Setiap perantau punya kebiasaan dan preferensinya masing – masing. Ada yang lebih menikmati perjalanan malam dengan tidur, sementara yang lainnya justru menikmati perjlanan dengan memandangi pemandangan sepanjang jalan di siang hari.
Kapan pun waktunya, satu hal yang sama-sama diinginkan oleh setiap perantau, yaitu, perjalanan pulang yang nyaman dan tenang.
Primajasa hadir sebagai salah satu pilihan perjalanan bagi kamu yang ingin perjalanan menuju kampung halaman yang lebih praktis. Tak perlu memikirkan perjalanan sendiri dibalik kemudi, kamu cukup duduk dan menikmati perjalanan sebagai bagian dari momen yang menyenangkan.
Jadi, Kamu Tim Jum’at Malam atau Sabtu Pagi?
Tidak ada yang salah dengan keduanya. Bagi seorang perantau, yang paling penting bukan hanya kapan berangkat, tetapi juga bisa sampai ke rumah dengan aman dan selamat untuk bertemu keluarga.
Jadi, kalau akhir pekan ini, kamu lebih pilih berangkat Jum’at malam atau Sabtu pagi? Apa pun pilihannya, Primajasa siap menemani perjalananmu menuju kampung halaman. Cek Rute dan Tarifnya, di sini!
